Memberitahukan Terjadinya Pelanggaran Tepat Waktu

Memberitahukan Terjadinya Pelanggaran Tepat Waktu

Memberitahukan Terjadinya Pelanggaran Tepat Waktu – Bagaimanakah tindakan paling tepat ketika kita mengamati terjadinya pelanggaran oleh seorang pemain di grup di depan atau berdekatan dengan grup kita; Apakah kita membiarkan terjadi pelanggaran itu, apakah kita langsung menghampiri pemain bersangkutan, atau kita tunggu setelah kita menyelesaikan ronde kita, baru mencari pemain bersangkutan untuk memberitahukannya tentang pelanggaran yang mungkin tidak disadarinya?

Masalah Waktu yang Tepat

Masalah waktu yang tepat amat penting, meski memberitahukan kepada sesama-kompetitor yang bukan segrup. Rasanya semua menyadari bahwa kalau kita mengamati terjadinya pelanggaran, seyogianya kita ikut membantu menjaga agar semua pemain bermain menaati Peraturan Golf yang seragam. Masalahnya adalah “timing”, kemampuan untuk memilih waktu yang tepat untuk bertindak.

Terlambat memberitahukan si pemain bisa berakibat fatal: diskualifikasi; khususnya jika si pemain yang melanggar telah terlanjur menyerahkan kartunya kepada Komite.

Bagaimanapun, pemain Golf Indonesia juga hendaknya memakai akal sehat dan jangan meyebabkan tempo permainan keseluruhan menjadi terganggu dengan berlebihan. Di atas segalanya, pergunakanlah kehandalan diplomasi Anda saat menyampaikan pelanggaran tersebut. Cara menyampaikan tentunya amat penting.

Beberapa Contoh Kejadian

Misalnya saja kita mengamati dari pinggir green seorang pemain yang mem-putt terakhir (turnamen stroke play) di grup depan, tidak menyelesaikan putt pendeknya, dan langsung saja mengantongi bolanya. Kalau berada di dekatnya akan mudah kita mengingatkan pemain bersangkutan untuk menyelesaikan holenya, tetapi bagaimana jika jaraknya sekitar 100 yard atau 125 yard? Apakah sebaiknya kita diam saja dulu atau kita hampiri pemain tersebut dan memberitahukannya?

Menurut hemat saya, sebaiknya kita dengan segera menghampiri pemain bersangkutan untuk mengoreksi kesalahannya sebelum ia terlanjur bermain dari tee berikut. Kalau tidak, resikonya dia di-DQ dan tidak ada lagi kesempatan memperbaiki kesalahan itu.

Lebih baik kita mencegah pemain itu di-DQ ketimbang baru belakangan setelah semuanya kasep mempertanyakannya dan terlihat buruk, apalagi sudah pasti penalti si pemain adalah DQ, bukan? Anda akan menjadi pemain yang amat tidak populer di mata teman-teman jika Anda menunggu sampai “nasi sudah menjadi bubur”.

Banyak pemain Golf Indonesia berpikir bahwa pelanggaran yang teramati olehnya yang dilakukan pemain di luar grup mereka bukanlah urusan mereka. Ini sikap yang salah. Misalnya kalau kita mengamati seorang pemain dari grup lain mengedrop saat mengambil pembebasan dari suatu obstruksi-permanen sepanjang DUA panjang klab dari TPT-nya, beritahukan sesegera mungkin bahwa Peraturan 24 menyatakan batasnya hanya SATU panjang klab.

Apa akibatnya jika kita tidak memberitahukan si pemain? Besar kemungkinan si pemain tidak menambahkan penalti dua pukulan pada skornya untuk hole itu (wrong score) pada kartu skornya dan DQ menanti jika Komite menemukan ia telah mengedrop dari tempat salah.

Kesimpulan:

Jika seorang marker dengan sadar ikut mendukung pelanggaran Peraturan oleh si pemain dengan tetap saja mencatat suatu skor untuk hole yang tidak diselesaikan (putt pendek main comot) maka selain si pemain bersangkutan, marker tersebut juga akan didiskualifikasi.

Pada stroke play, semua pemain berkepentingan atas hasil dan proses permainan setiap peserta di lapangan. Berbeda dengan match play, pada format match play para pemain boleh-boleh saja saling memberikan kemenangan (gimmies) untuk putt pendek, tanpa harus menyelesaikan hole.

Pelanggaran pemain dari grup lain yang kita amati hendaknya diberitahukan sesegera memungkinkan–tanpa mengganggu tempo permainan secara keseluruhan–agar pemain bersangkutan terhindar dari penalti diskualifikasi.

Beritahukan dengan santun dan memakai diplomasi yang tinggi karena hakekatnya mengingatkan seseorang tentang pelanggaran yang dibuat memang tidak mudah, tetapi demi kebaikan semua peserta dan pemain Golf Indonesia yang bersangkutan, lakukanlah.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *