TANYA JAWAB GOLF INDONESIA BAGIAN 3

TANYA JAWAB GOLF iNDONESIA BAGIAN 3

TANYA JAWAB GOLF iNDONESIA BAGIAN 3

 

11. Dapatkah seorang pemain didiskualifikasi karena tidak mencantumkan atau keliru memasukkan skornya ke dalam komputer?

Peraturan Golf tidak mewajibkan kompetitor untuk memasukkan skornya ke dalam komputer. Oleh karena itu, seorang kompetitor tidak diperkenankan dipenalti atau didiskualifikasi berdasarkan Peraturan Golf jika skor yang dimasukkan ke komputer tidak benar atau malah ia sama sekali tidak memasukkan skornya ke dalam komputer.

Bagaimanapun, walaupun tidak dibenarkan untuk mempenalti pemain berdasarkan Peraturan Golf jika ia tidak memasukkan skornya ke dalam komputer, Komite untuk alasan membantu administrasi pertandingan boleh mengintroduksi “Peraturan Klub” berkaitan dengan hal ini dan menjatuhkan sanksi disipliner (misalnya melarang bermain pada pertandingan klub berikut) akibat tidak bertindak sesuai Peraturan klub (baca Decision 6-6b/8).

12. Apa yang seharusnya dilakukan pemain jika bola yang sedang berhenti, bergerak akibat hembusan angin?

Angin bukanlah “unsur luar” (baca Definisi) dan karenanya, sebagai Peraturan umum, jika hembusan angin tiba-tiba menggerakkan bola pemain, tidak ada penalti dan bola dimainkan dari posisi barunya. Bagaimanapun, jika hal ini terjadi setelah pemain mengadres bola itu, pemain dianggap telah menggerakkan bola itu. Ia dikenai penalti satu pukulan dan bola harus ditaruh-kembali (Per.18-2b).

13. Haruskah pemain memberitahukan lawannya atau sesama-kompetitornya bahwa ia bermaksud mengganti bolanya di antara permainan dua hole?

Meskipun pemberitahuan semacam itu akan memperlihatkan keramahtamahan, pemain tidak diwajibkan berdasarkan Peraturan untuk memberitahukan lawan atau sesama-kompetitor bahwa ia bermaksud memainkan bola yang lain di antara permainan dua hole.

 

14. Bagaimanakah Peraturan untuk permainan greensomes, texas scramble, dsb.?

Bentuk permainan semacam ini tidak diakui dan dengan demikian tidak dicakup dalam Peraturan Golf. Oleh karena itu, terpulang pada Komite yang bertanggung jawab atas pertandingan itu untuk memutuskan tentang semua hal yang mungkin timbul dan keputusan Komite adalah final (Per.34-3).

 

15. Bolehkah pemain memakai kereta bermotor?

Kecuali penggunaan kereta bermotor dilarang Komite pada Ketentuan Pertandingan (Per.33-1) seorang pemain boleh mempergunakan perlengkapan semacam itu saat pertandingan berlangsung–lihat Decision 33-1/8.

Harap diperhatikan bahwa merupakan kebijaksanaan the R&A untuk menghimbau pegolf dengan cacat fisik ikut bermain golf jika memungkinkan. Bagaimanapun, penting dipertimbangkan Klub dan Komite masalah berkaitan penggunaan kereta golf (golf cart) dan perundang-undangan yang bersangkut-paut, begitu juga masalah-masalah kesehatan dan keamanan, kondisi cuaca dan tanah, dan apakah tata ruang lapangan menyebabkan penggunaan kereta tidak praktis.

Jika Klub atau Komite memutuskan mengizinkan penggunaan kereta golf pada pertandingan, mereka mungkin ingin membatasi penggunaannya, sebagai contoh bahwa kereta golf hanya diizinkan bagi kompetitor dengan sertifikat kesehatan atau untuk kompetitor yang telah melampaui umur tertentu yang kalau tidak, tidak mungkin ikut berpartisipasi disebabkan keterbatasan fisik sebagai akibat umur mereka.

Jika klub mengizinkan penggunaan kereta golf, akan wajar untuk memastikan asuransi yang pantas telah melindungi pelaksanaan jika terjadi kecelakaan atau cidera perorangan akibat penggunaan kereta.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *